Andai kamu tahu, di kala aku merasa sepi, aku selalu menatap kosong pada layar handphoneku. Berharap kamu mengirimiku SMS, sekedar untuk menanyakan kabarku, atau hal-hal kecil lainnya.
Sering di kala aku merasa sepi, aku mengisi waktu luangku dengan menulis. Kamu mau tahu apa yang ku tulis? Aku menulis cerita tentang kita. Sebuah cerita yang ku rangkai indah sedemikian rupa, dan ku harap takkan pernah menemukan kata "TAMAT" di cerita kita.
Andai kamu tahu, di kala aku merasa sedih, aku hanya ingin kamu hadir. Tak perlu kamu datang menemuiku. Cukup hibur aku, mungkin lewat pesan singkatmu atau izinkan aku tuk mendengarkan suaramu lewat telepon. Itu sudah lebih dari cukup untuk membuatku sejenak melupakan kesedihanku.
Andai kamu tahu, betapa khawatirnya aku saat kamu jatuh sakit. Ingin sekali aku menjagamu saat itu, tapi apa daya, aku tak punya nyali yang besar untuk melakukannya.
Andai kamu tahu, terkadang aku merasa lelah sendiri dengan keadaan ini. Entah aku yang terlalu lemah atau dirimu yang terlalu dingin. Kamu mungkin ngga akan bisa baca apa yang ku pikirkan, karena aku sudah mengkemas rapi semuanya dalam balutan senyum yang selalu ku berikan padamu.
Andai kamu tahu, tak pernah lelah diri ini tuk mendoakanmu dalam setiap shalatku. Berharap, kamu selalu dalam lindungan-Nya, dan berharap kamu mengerti perasaanku.
Andai kamu tahu, bahwa kamu sedang dicintai olehku sebegitu besarnya.
Ah...sudahlah. Aku lelah berandai-andai.
Entah sampai kapan aku akan seperti ini.
Aku hanya ingin kamu tahu..


0 komentar :